Rabu, 4 November 2026 Facebook Instagram YouTube Masuk
Logo MWCNU Pamarican MWCNU Pamarican Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pamarican

Awali Peringatan HSN 2026, MWCNU Pamarican Gelar Ziarah Muassis NU di Pasir Garu

Awali Peringatan HSN 2026, MWCNU Pamarican Gelar Ziarah Muassis NU di Pasir Garu


PAMARICAN — Mengawali rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pamarican menggelar kegiatan ziarah muassis atau para pendiri Nahdlatul Ulama di wilayah Sukajadi dan Sukamukti. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (21/10/2026), mulai pukul 10.00 WIB, bertempat di kompleks maqbarah Pasir Garu, wilayah Sukamukti–Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Pamarican beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), jajaran Syuriah dan Tanfidziyah MWCNU Pamarican, pengurus lembaga dan badan otonom NU, kader penggerak Nahdlatul Ulama, serta para dewan guru dan peserta didik dari sejumlah SD/MI/MTs/MA di wilayah sekitar.

Acara diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Bapak Asep S Kodari, S.Sos, M.Si. selaku Camat Pamarican. Dalam sambutannya, beliau menyambut baik pelaksanaan ziarah muassis sebagai upaya mengenang, menggali, dan memperkenalkan sejarah perjuangan para pendiri kepada generasi penerus.

Beliau menegaskan bahwa perjuangan para ulama dan tokoh terdahulu telah memberikan fondasi penting bagi kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan saat ini. Oleh karena itu, generasi penerus perlu mengenal sejarah serta meneladani semangat perjuangan dan pengabdian para pendahulu.

Agenda berikutnya diisi dengan pemaparan sejarah dan jejak perjuangan para muassis NU di wilayah Sukajadi dan Sukamukti oleh KH. Lukman Jaelani. Dalam penyampaiannya, beliau mengisahkan sejumlah tokoh yang menjadi bagian dari sejarah perkembangan Islam dan Nahdlatul Ulama di wilayah tersebut.

Di antara tokoh yang diziarahi adalah Kyai Mannan, yang menurut penuturan sejarah setempat berasal dari Purworejo sekitar tahun 1925, serta Kyai Jaelani, Kyai Shobrowi, Kyai Qowaid, Kyai Anwar Musaddad, dan sejumlah tokoh lainnya.

Pemaparan sejarah tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan ziarah, bukan sekadar mengenang para ulama yang telah wafat, tetapi juga mengenalkan jejak dakwah, perjuangan, dan pengabdian mereka kepada generasi muda. Dengan demikian, nilai-nilai perjuangan para muassis diharapkan dapat terus diwariskan dan menjadi inspirasi bagi warga Nahdliyyin dalam melanjutkan khidmah kepada agama, bangsa, dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tawassul yang dipimpin oleh Ky. Sukirman Zain, kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ust. Tahdzibul Fuad.

Ziarah muassis ini merupakan titik pertama dari rangkaian kegiatan yang telah direncanakan. Selanjutnya, ziarah akan dilanjutkan pada titik kedua di wilayah Ranting NU Desa Kertahayu, setelah pelaksanaan salat Zuhur.

Melalui kegiatan ini, MWCNU Pamarican berharap peringatan HSN 2026 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat ingatan sejarah, meneladani perjuangan para ulama, serta menumbuhkan semangat khidmah dan kecintaan generasi muda terhadap Nahdlatul Ulama.

Mengenang perjuangan para muassis, merawat tradisi, dan meneruskan khidmah menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan perjuangan Nahdlatul Ulama dari generasi ke generasi.

Baca Juga