Awal Bulan Hijriah
Hisab ijtimak dan hilal dengan kriteria MABIMS.
Lokasi: Pamarican, Ciamis
Dasar perhitungan
- Kriteria MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura; dipakai Kementerian Agama RI sejak 1443 H): saat Matahari terbenam setelah ijtimak, tinggi hilal minimal 3° dan elongasi minimal 6,4°.
- Kriteria dicek di titik acuan barat dan tengah Indonesia (Sabang dan Pelabuhan Ratu) karena hilal tertinggi biasanya di wilayah barat. Bila terpenuhi di salah satunya, tanggal 1 jatuh keesokan harinya; bila tidak, bulan berjalan digenapkan 30 hari (istikmal). Data di lokasi Anda ditampilkan sebagai pembanding.
- Tinggi hilal adalah tinggi toposentris pusat Bulan ditambah refraksi (mar'i); elongasi geosentris. Ijtimak dihitung dengan algoritma Meeus (ketelitian ±1 menit), posisi Bulan dengan suku utama teori ELP (±0,01°).
- Hasil ini sudah diuji cocok dengan penetapan pemerintah untuk awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah 1444–1447 H.
Ini adalah hisab (perkiraan). Nahdlatul Ulama menetapkan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah berdasarkan rukyatul hilal, dan pemerintah menetapkannya melalui sidang isbat. Ikuti pengumuman resmi PBNU dan Kementerian Agama.