Rabu, 4 November 2026 Facebook Instagram YouTube Masuk
Logo MWCNU Pamarican MWCNU Pamarican Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pamarican

Surat Al-Waqi'ah

Surat Al-Waqi'ah 96 ayat dengan terjemah Kementerian Agama RI, yang banyak diamalkan sebagai wirid pembuka rezeki.

Surat Al-Waqi'ah

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
إِذَا وَقَعَتِ ٱلۡوَاقِعَةُ ۝١

Apabila terjadi hari Kiamat.

QS. Al-Waqi'ah [56]: 1–96

لَيۡسَ لِوَقۡعَتِهَا كَاذِبَةٌ ۝٢

terjadinya tidak dapat didustakan (disangkal)

خَافِضَةٞ رَّافِعَةٌ ۝٣

(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain)

إِذَا رُجَّتِ ٱلۡأَرۡضُ رَجّٗا ۝٤

Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya.

وَبُسَّتِ ٱلۡجِبَالُ بَسّٗا ۝٥

dan gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur-hancurnya.

فَكَانَتۡ هَبَآءٗ مُّنۢبَثّٗا ۝٦

maka jadilah ia debu yang berterbangan.

وَكُنتُمۡ أَزۡوَٰجٗا ثَلَٰثَةٗ ۝٧

dan kamu menjadi tiga golongan.

فَأَصۡحَٰبُ ٱلۡمَيۡمَنَةِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَيۡمَنَةِ ۝٨

yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu.

وَأَصۡحَٰبُ ٱلۡمَشۡـَٔمَةِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَشۡـَٔمَةِ ۝٩

dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu.

وَٱلسَّـٰبِقُونَ ٱلسَّـٰبِقُونَ ۝١٠

dan orang-orang yang paling dahulu (beriman), merekalah yang paling dahulu (masuk surga)

أُوْلَـٰٓئِكَ ٱلۡمُقَرَّبُونَ ۝١١

mereka itulah orang yang dekat (kepada Allah)

فِي جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِيمِ ۝١٢

Berada dalam surga kenikmatan.

ثُلَّةٞ مِّنَ ٱلۡأَوَّلِينَ ۝١٣

segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu.

وَقَلِيلٞ مِّنَ ٱلۡأٓخِرِينَ ۝١٤

dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian.

عَلَىٰ سُرُرٖ مَّوۡضُونَةٖ ۝١٥

mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata.

مُّتَّكِـِٔينَ عَلَيۡهَا مُتَقَٰبِلِينَ ۝١٦

mereka bersandar di atasnya berhadap-hadapan.

يَطُوفُ عَلَيۡهِمۡ وِلۡدَٰنٞ مُّخَلَّدُونَ ۝١٧

Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda.

بِأَكۡوَابٖ وَأَبَارِيقَ وَكَأۡسٖ مِّن مَّعِينٖ ۝١٨

dengan membawa gelas, cerek dan gelas besar (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir.

لَّا يُصَدَّعُونَ عَنۡهَا وَلَا يُنزِفُونَ ۝١٩

mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk.

وَفَٰكِهَةٖ مِّمَّا يَتَخَيَّرُونَ ۝٢٠

dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih.

وَلَحۡمِ طَيۡرٖ مِّمَّا يَشۡتَهُونَ ۝٢١

dan daging burung apa pun yang mereka inginkan.

وَحُورٌ عِينٞ ۝٢٢

dan ada bidadari-bidadari yang bermata indah.

كَأَمۡثَٰلِ ٱللُّؤۡلُوِٕ ٱلۡمَكۡنُونِ ۝٢٣

laksana mutiara yang tersimpan baik.

جَزَآءَۢ بِمَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ۝٢٤

Sebagai balasan atas apa yang mereka kerjakan.

لَا يَسۡمَعُونَ فِيهَا لَغۡوٗا وَلَا تَأۡثِيمًا ۝٢٥

Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun yang menimbulkan dosa.

إِلَّا قِيلٗا سَلَٰمٗا سَلَٰمٗا ۝٢٦

tetapi mereka mendengar ucapan salam.

وَأَصۡحَٰبُ ٱلۡيَمِينِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلۡيَمِينِ ۝٢٧

Dan golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu.

فِي سِدۡرٖ مَّخۡضُودٖ ۝٢٨

(Mereka) berada di antara pohon bidara yang tidak berduri.

وَطَلۡحٖ مَّنضُودٖ ۝٢٩

dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya)

وَظِلّٖ مَّمۡدُودٖ ۝٣٠

dan naungan yang terbentang luas.

وَمَآءٖ مَّسۡكُوبٖ ۝٣١

dan air yang mengalir terus-menerus.

وَفَٰكِهَةٖ كَثِيرَةٖ ۝٣٢

dan buah-buahan yang banyak.

لَّا مَقۡطُوعَةٖ وَلَا مَمۡنُوعَةٖ ۝٣٣

yang tidak berhenti berbuah dan tidak terlarang mengambilnya.

وَفُرُشٖ مَّرۡفُوعَةٍ ۝٣٤

dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.

إِنَّآ أَنشَأۡنَٰهُنَّ إِنشَآءٗ ۝٣٥

Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari itu) secara langsung.

فَجَعَلۡنَٰهُنَّ أَبۡكَارًا ۝٣٦

lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan.

عُرُبًا أَتۡرَابٗا ۝٣٧

yang penuh cinta (dan) sebaya umurnya.

لِّأَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ ۝٣٨

untuk golongan kanan.

ثُلَّةٞ مِّنَ ٱلۡأَوَّلِينَ ۝٣٩

segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu.

وَثُلَّةٞ مِّنَ ٱلۡأٓخِرِينَ ۝٤٠

dan segolongan besar pula dari orang yang kemudian.

وَأَصۡحَٰبُ ٱلشِّمَالِ مَآ أَصۡحَٰبُ ٱلشِّمَالِ ۝٤١

Dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu.

فِي سَمُومٖ وَحَمِيمٖ ۝٤٢

(Mereka) dalam siksaan angin yang sangat panas dan air yang mendidih.

وَظِلّٖ مِّن يَحۡمُومٖ ۝٤٣

dan naungan asap yang hitam.

لَّا بَارِدٖ وَلَا كَرِيمٍ ۝٤٤

tidak sejuk dan tidak menyenangkan.

إِنَّهُمۡ كَانُواْ قَبۡلَ ذَٰلِكَ مُتۡرَفِينَ ۝٤٥

Sesungguhnya mereka sebelum itu (dahulu) hidup bermewah-mewah.

وَكَانُواْ يُصِرُّونَ عَلَى ٱلۡحِنثِ ٱلۡعَظِيمِ ۝٤٦

dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar.

وَكَانُواْ يَقُولُونَ أَئِذَا مِتۡنَا وَكُنَّا تُرَابٗا وَعِظَٰمًا أَءِنَّا لَمَبۡعُوثُونَ ۝٤٧

dan mereka berkata, "Apabila kami sudah mati, menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali"

أَوَءَابَآؤُنَا ٱلۡأَوَّلُونَ ۝٤٨

Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (dibangkitkan pula)

قُلۡ إِنَّ ٱلۡأَوَّلِينَ وَٱلۡأٓخِرِينَ ۝٤٩

Katakanlah, "(Ya), sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian"

لَمَجۡمُوعُونَ إِلَىٰ مِيقَٰتِ يَوۡمٖ مَّعۡلُومٖ ۝٥٠

pasti semua akan dikumpulkan pada waktu tertentu, pada hari yang sudah dimaklumi.

ثُمَّ إِنَّكُمۡ أَيُّهَا ٱلضَّآلُّونَ ٱلۡمُكَذِّبُونَ ۝٥١

Kemudian sesungguhnya kamu, wahai orang-orang yang sesat lagi mendustakan.

لَأٓكِلُونَ مِن شَجَرٖ مِّن زَقُّومٖ ۝٥٢

pasti akan memakan pohon zaqqum.

فَمَالِـُٔونَ مِنۡهَا ٱلۡبُطُونَ ۝٥٣

Maka akan penuh perutmu dengannya.

فَشَٰرِبُونَ عَلَيۡهِ مِنَ ٱلۡحَمِيمِ ۝٥٤

Setelah itu kamu akan memimun air yang sangat panas.

فَشَٰرِبُونَ شُرۡبَ ٱلۡهِيمِ ۝٥٥

Maka kamu minum seperti unta (yang sangat haus) minum.

هَٰذَا نُزُلُهُمۡ يَوۡمَ ٱلدِّينِ ۝٥٦

Itulah hidangan untuk mereka pada hari pembalasan.

نَحۡنُ خَلَقۡنَٰكُمۡ فَلَوۡلَا تُصَدِّقُونَ ۝٥٧

Kami telah menciptakan kamu, mengapa kamu tidak membenarkan (hari berbangkit)

أَفَرَءَيۡتُم مَّا تُمۡنُونَ ۝٥٨

Maka adakah kamu perhatikan, tentang (benih manusia) yang kamu pancarkan.

ءَأَنتُمۡ تَخۡلُقُونَهُۥٓ أَمۡ نَحۡنُ ٱلۡخَٰلِقُونَ ۝٥٩

Kamukah yang menciptakannya, ataukah Kami penciptanya.

نَحۡنُ قَدَّرۡنَا بَيۡنَكُمُ ٱلۡمَوۡتَ وَمَا نَحۡنُ بِمَسۡبُوقِينَ ۝٦٠

Kami telah menentukan kematian masing-masing kamu dan Kami tidak lemah.

عَلَىٰٓ أَن نُّبَدِّلَ أَمۡثَٰلَكُمۡ وَنُنشِئَكُمۡ فِي مَا لَا تَعۡلَمُونَ ۝٦١

untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (di dunia) dan membangkitkan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.

وَلَقَدۡ عَلِمۡتُمُ ٱلنَّشۡأَةَ ٱلۡأُولَىٰ فَلَوۡلَا تَذَكَّرُونَ ۝٦٢

Dan sungguh, kamu telah tahu penciptaan yang pertama, mengapa kamu tidak mengambil pelajaran.

أَفَرَءَيۡتُم مَّا تَحۡرُثُونَ ۝٦٣

Pernahkah kamu perhatikan benih yang kamu tanam.

ءَأَنتُمۡ تَزۡرَعُونَهُۥٓ أَمۡ نَحۡنُ ٱلزَّـٰرِعُونَ ۝٦٤

Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkan.

لَوۡ نَشَآءُ لَجَعَلۡنَٰهُ حُطَٰمٗا فَظَلۡتُمۡ تَفَكَّهُونَ ۝٦٥

Sekiranya Kami kehendaki, niscaya Kami hancurkan sampai lumat; maka kamu akan heran tercengang.

إِنَّا لَمُغۡرَمُونَ ۝٦٦

(sambil berkata), "Sungguh, kami benar-benar menderita kerugian"

بَلۡ نَحۡنُ مَحۡرُومُونَ ۝٦٧

bahkan kami tidak mendapat hasil apa pun.

أَفَرَءَيۡتُمُ ٱلۡمَآءَ ٱلَّذِي تَشۡرَبُونَ ۝٦٨

Pernahkah kamu memperhatikan air yang kamu minum.

ءَأَنتُمۡ أَنزَلۡتُمُوهُ مِنَ ٱلۡمُزۡنِ أَمۡ نَحۡنُ ٱلۡمُنزِلُونَ ۝٦٩

Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan.

لَوۡ نَشَآءُ جَعَلۡنَٰهُ أُجَاجٗا فَلَوۡلَا تَشۡكُرُونَ ۝٧٠

Sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami menjadikannya asin, mengapa kamu tidak bersyukur.

أَفَرَءَيۡتُمُ ٱلنَّارَ ٱلَّتِي تُورُونَ ۝٧١

Maka pernahkah kamu memperhatikan tentang api yang kamu nyalakan (dengan kayu)

ءَأَنتُمۡ أَنشَأۡتُمۡ شَجَرَتَهَآ أَمۡ نَحۡنُ ٱلۡمُنشِـُٔونَ ۝٧٢

Kamukah yang menumbuhkan kayu itu ataukah Kami yang menumbuhkan.

نَحۡنُ جَعَلۡنَٰهَا تَذۡكِرَةٗ وَمَتَٰعٗا لِّلۡمُقۡوِينَ ۝٧٣

Kami menjadikannya (api itu) untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir.

فَسَبِّحۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلۡعَظِيمِ ۝٧٤

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.

۞فَلَآ أُقۡسِمُ بِمَوَٰقِعِ ٱلنُّجُومِ ۝٧٥

Lalu Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.

وَإِنَّهُۥ لَقَسَمٞ لَّوۡ تَعۡلَمُونَ عَظِيمٌ ۝٧٦

Dan sesungguhnya itu benar-benar sumpah yang besar sekiranya kamu mengetahui.

إِنَّهُۥ لَقُرۡءَانٞ كَرِيمٞ ۝٧٧

dan (ini) sesungguhnya Alquran yang sangat mulia.

فِي كِتَٰبٖ مَّكۡنُونٖ ۝٧٨

dalam Kitab yang terpelihara (Lauḥ Maḥfūẓ)

لَّا يَمَسُّهُۥٓ إِلَّا ٱلۡمُطَهَّرُونَ ۝٧٩

tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan.

تَنزِيلٞ مِّن رَّبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ۝٨٠

Diturunkan dari Tuhan seluruh alam.

أَفَبِهَٰذَا ٱلۡحَدِيثِ أَنتُم مُّدۡهِنُونَ ۝٨١

Apakah kamu menganggap remeh berita ini (Alquran)

وَتَجۡعَلُونَ رِزۡقَكُمۡ أَنَّكُمۡ تُكَذِّبُونَ ۝٨٢

dan kamu menjadikan rezeki yang kamu terima (dari Allah) justru untuk mendustakan(-Nya)

فَلَوۡلَآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلۡحُلۡقُومَ ۝٨٣

Maka kalau begitu mengapa (tidak mencegah) ketika (nyawa) telah sampai di kerongkongan.

وَأَنتُمۡ حِينَئِذٖ تَنظُرُونَ ۝٨٤

dan kamu ketika itu melihat.

وَنَحۡنُ أَقۡرَبُ إِلَيۡهِ مِنكُمۡ وَلَٰكِن لَّا تُبۡصِرُونَ ۝٨٥

dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat.

فَلَوۡلَآ إِن كُنتُمۡ غَيۡرَ مَدِينِينَ ۝٨٦

maka mengapa jika kamu memang tidak dikuasai (oleh Allah)

تَرۡجِعُونَهَآ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ۝٨٧

kamu tidak mengembalikannya (nyawa itu) jika kamu orang yang benar.

فَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلۡمُقَرَّبِينَ ۝٨٨

Jika dia (orang yang mati) itu termasuk yang didekatkan (kepada Allah)

فَرَوۡحٞ وَرَيۡحَانٞ وَجَنَّتُ نَعِيمٖ ۝٨٩

maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta surga (yang penuh) kenikmatan.

وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ ۝٩٠

Dan jika dia termasuk golongan kanan.

فَسَلَٰمٞ لَّكَ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلۡيَمِينِ ۝٩١

maka, "Salam bagimu (wahai) dari golongan kanan!" (sambut malaikat)

وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلۡمُكَذِّبِينَ ٱلضَّآلِّينَ ۝٩٢

Namun jika dia termasuk golongan yang mendustakan dan sesat.

فَنُزُلٞ مِّنۡ حَمِيمٖ ۝٩٣

maka dia disambut siraman air yang mendidih.

وَتَصۡلِيَةُ جَحِيمٍ ۝٩٤

dan dibakar di dalam neraka.

إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلۡيَقِينِ ۝٩٥

Sungguh, inilah keyakinan yang benar.

فَسَبِّحۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلۡعَظِيمِ ۝٩٦

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.

Teks ayat Al-Qur'an dan terjemahnya mengikuti mushaf standar dan terjemah Kementerian Agama RI. Bila menemukan kekeliruan penulisan, mohon kabari pengurus melalui menu Konsultasi.

Tahlil Lainnya