Lailatul Ijtima’ Ranting NU Sukamukti Dirangkaikan dengan Istighosah, Sapa Warga, dan Sosialisasi Program GOCIS

SUKAMUKTI – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Sukamukti menggelar kegiatan Lailatul Ijtima’ yang dirangkaikan dengan Istighosah, Sapa Warga, dan Sosialisasi Program GOCISS LAZISNU, Ahad malam Senin (8/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut bertempat di DKM 8 Masjid Nurul Huda, Dusun Tugusari, Desa Sukamukti, Kecamatan Pamarican. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Sukamukti Agus Ilham, S.Pd.I., Ketua MUI Desa Sukamukti KH. Lukman Jaelani, Rois Syuriyah PRNU Sukamukti Ky. Mudofir, Ketua PRNU Sukamukti KH. M. Gufron, jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah, para kiai, tokoh masyarakat, warga Nahdliyyin, serta jajaran pengurus dan jamaah Muslimat NU Ranting Sukamukti. Hadir pula Ust. Ahmad Supriadi selaku ketua LAZISNU MWC NU Pamarican.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Istighosah yang dipimpin langsung oleh Rois Syuriyah PRNU Sukamukti, Ky. Mudofir. Seluruh jamaah bersama-sama melantunkan istighfar, shalawat, dan doa sebagai ikhtiar memohon keamanan, keselamatan, serta keberkahan bagi masyarakat Desa Sukamukti.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan pembacaan Kitab Sulam Munajat oleh Ky. Amir Fatoni. Melalui kajian tersebut, jamaah diajak untuk senantiasa memperbanyak munajat dan doa kepada Allah SWT serta mendekatkan diri kepada-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Agenda berikutnya adalah sosialisasi program GOCIS LAZISNU yang disampaikan langsung oleh Ketua PRNU Sukamukti, KH. M. Gufron. Dalam pemaparannya, beliau memperkenalkan lima program pentasarufan yang dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi warga masyarakat, khususnya warga Nahdliyyin Desa Sukamukti.
Adapun lima program tersebut meliputi:
1. Kain Kafan Gratis, diperuntukkan bagi seluruh warga Desa Sukamukti.
2. Jam Dinding Gratis, untuk seluruh DKM dan mushala se-Desa Sukamukti.
3. Tali Asih, sebagai bentuk kepedulian kepada warga NU.
4. Transportasi Gratis, untuk membantu jamaah Muslimat NU mengikuti kegiatan pengajian tingkat kecamatan maupun kabupaten.
5. Santunan Yatim dan Dhuafa, sebagai wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu program yang mendapat sambutan antusias dari jamaah adalah fasilitas transportasi gratis bagi ibu-ibu Muslimat NU untuk mengikuti pengajian tingkat kecamatan dan kabupaten. Program tersebut dinilai sangat membantu jamaah dalam mengakses kegiatan keagamaan di luar desa.
Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Sapa Warga sebagai ruang silaturahmi dan komunikasi antara pengurus NU dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan aspirasi, kebutuhan, serta berbagai persoalan warga dapat lebih dekat dengan perhatian dan pelayanan organisasi.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama.
Kegiatan Lailatul Ijtima’ ini menjadi salah satu ikhtiar PRNU Sukamukti dalam memperkuat ukhuwah, menghidupkan tradisi keagamaan, serta meningkatkan peran organisasi dalam pelayanan umat. Melalui program GOCISS LAZISNU, NU Ranting Sukamukti berupaya menghadirkan gerakan filantropi yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan semangat Lailatul Ijtima’, NU terus hadir di tengah masyarakat: merawat tradisi, memperkuat silaturahmi, dan menebarkan manfaat melalui khidmah nyata.


